Romy Jan, seorang pemuda aktivis Kristian Koptik, menuliskan sepucuk surat terbuka. Surat itu ia tujukan untuk Presiden Mursi setelah perbicaraan kelmarin.
Dalam suratnya itu, Romy menyatakan bahwa Presiden Mursi adalah sebagai simbol kebebasan, kemuliaan, dan keteguhan di dunia moden ini.
Berikut isi surat terbuka tersebut yang tersiar dilamanweb berita kimtly dan juga dikutip dakwatuna, Rabu (6/11/2013).
“Yang mulia, Presiden Mursi.
Aku yang menulis surat ini seorang rakyat Mesir bernama Romy Jan. Aku beragama Kristian Koptik dan pendiri Gerakan Kristian Koptik Anti-Kudeta.
Di awal suratku, aku ingin meminta maaf karena tidak memilihmu dalam pilihanraya presiden yang lalu. Aku termasuk orang yang menjadi mangsa kesesatan di dalam menilai Ikhwanul Muslimin dan tentangmu. Namun sekarang semuanya sudah jelas; mana yang benar, dan mana yang salah.
Yang mulia, Presiden Mursi.
Hari ini engkau tampil di persidangan sebagai simbol kebebasan, kemuliaan dan keteguhan. Sikapmu telah memberi inspirasi dunia. Sekarang, engkau bukan saja sebagai presiden Mesir, engkau telah menjadi simbol kebebasan di dunia moden.
Yang mulia, Presiden Mursi.
Aku bersaksi bahwa engkau orang yang sangat melindungi pemeluk agama yang berbeza dengan agamamu. Engkau adalah pelindung seluruh rakyat Mesir, baik penganut Islam, Kristian, bahkan Yahudi. Yang kami lakukan, walaupun sedikit, kami anggap sebagai balas budi baikmu kepada Mesir. Engkau telah meletakkan prinsip demokrasi yang sangat berat bagi kaum militer. Kerana (beralasan) pegangan mereka menyatakan tidak ada demokrasi. Mereka hanya mengenal kuasa/perintah.
Di akhir surat ini, aku ingin mengucapkan terima kasih kepada yang mulia, Presiden Mursi. engkau telah mengajari erti keteguhan.” -sumber asal:dakwatuna
Follow blog ini
Showing posts with label timur tengah. Show all posts
Showing posts with label timur tengah. Show all posts
Thursday, November 7, 2013
Wednesday, November 6, 2013
video - dialog Mursi vs laknatullah dalam mahkamah Mesir semalam
Ilustrasi dengan bentuk lakaran suasana dalam mahkamah Mesir semalam di mana dialog ini berlaku. Oleh kerana pihak keselamatan Mesir merampas segala gajet seperti laptop, kamera, handphone maka tiada rakaman gambar sebenar dapat dsiarkan oleh mana-mana media tempatana mahupun luar negara. Namun yang pasti semangat Mursi dan para penyokongnya yang memenuhi ruang mahkamah sangat mengujakan.
Subscribe to:
Posts (Atom)
